



Pelatihan Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi_7 ini didesain sesuai dengan SKKNI terkait bidang Manajemen Risiko Perbankan di mana untuk Jenjang Kualifikasi_7 terdapat 4 Unit Kompetensi (UK), yaitu Menyusun Risk Appetite Framework, Mengembangkan Sistem Pengendalian Manajemen Risiko, Mengembangkan Budaya Risiko (Risk Culture) dan Merespons Risiko (Risk Respons). Program ini dirancang sedemikian rupa sehingga memungkinkan peserta pelatihan mengembangkan pengetahuan dan pemahaman mengenai regulasi yang diterapkan untuk manajemen risiko dan pengawasan terhadap risiko-risiko yang ada di bank serta pemeliharaan kecukupan modal untuk mengantisipasi risiko-risiko tersebut.
Pelatihan ini ditujukan untuk membekali peserta dengan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap kerja (attitude) yang dibutuhkan dalam menyusun risk appetite framework, merumuskan risk appetite statement, merumuskan risk limit, mengevaluasi kecukupan lingkungan pengendalian (control environment), melakukan pengkinian system pengendalian manajemen risiko, menyusun program pengembangan budaya risiko, melaksanakan program pengembangan budaya risiko, mengidentifikasi opsi respon risiko untuk mitigasi risiko residual yang terjadi serta merespon risiko untuk mitigasi risiko residual yang terjadi.
Dalam Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi-7 ini peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai elemen kompetensi dan kriteria ujuk kerja sebagai berikut:
| NO | ELEMEN KOMPETENSI | KRITERIA UNJUK KERJA |
| 1. | Merumuskan Risk Appetite Framework | Identifikasi prinsip ruang lingkup Risk Appetite Framework
Keterampilan, pengalaman dan pengetahuan mengenai bank digunakan untuk menilai kecukupan Risk Appetite Framework Risk Appetite Framework yang disusun mencakup Risk Capacity, Risk Appetite, Risk Limit dan Risk Profile disesuaikan dengan tujuan, kebijakan usaha, ukuran dan kompleksitas usaha serta kemampuan bank Konsistensi Risk Appetite Framework dinilai sesuai strategi, rencana bisnis dan permodalan bank serta Risk Capacity |
| 2. | Merumuskan Risk Appetite Statement | Strategi bisnis yang dapat mencakup risiko material baik dalam kondisi pasar dan makro ekonomi yang normal dan tidak normal dijelaskan
Batasan kuantitatif dan pernyataan kualitatif dijelaskan mengacu pada strategi bisnis dan rencana permodalan Risk Appetite Statement dirumuskan untuk dimintakan persetujuan kepada Dewan Komisaris |
| 3. | Merumuskan Risk Limit | Permusan Risk Limit dalam rangka pembatasan pengambilan risiko dijelaskan berdasarkan Risk Appetite
Risk Limit dialokasikan untuk entitas, unit bisnis dan kategori risiko tertentu |
| 4. | Mengevaluasi Kecukupan Lingkungan Pengendalian (Control Environment) | Evaluasi kecukupan lingkungan pengendalian terhadap strategi bisnis dan strategi risiko dijelaskan
Risiko residual dinilai berdasarkan perbandingan kecukupan lingkungan pengendalian dengan risiko inheren. |
| 5. | Melakukan Pengkinian Sistem Pengendalian Manajemen Risiko | Hasil evaluasi kecukupan lingkungan pengendalian untuk memitigasi risiko inhren dikomunikasikan sesuai prosedur yang berlaku
Sistem pengendalian manajemen risiko dikinikan Sesuai kondisis lingkungan bisnis dan strategi bank |
| 6. | Menyusun Program Pengembangan Budaya Risiko | Analisis kebutuhan pengembangan budaya risiko dijelaskan
Nilai-nilai budaya risiko yang sesuai dengan strategi Bisnis bank dijelaskan |
| 7. | Melaksanakan Program Pengembangan Budaya Risiko | Program pengembangan budaya risiko yang disusun dan dikomunikasikan kepada seluruh jajaran organisasi dijelaskan
Pelaksanaan program pengembangan budaya risiko Yang dievaluasi secara berkala dijelaskan Hasil evaluasi pelaksanaan program pengembangan Budaya risiko ditindaklanjuti |
Hari-1
| Waktu | Tema | Aktivitas Utama |
| 08:00 – 10:00 | Corporate Strategy Statement |
|
| 10:00 – 10:15 | Rehat Kopi 1 | |
| 10:15 – 12:00 | Risk Management Framework |
|
| 12:00 – 13:00 | Istirahat Makan Siang | |
| 13.00 – 15.00 | Concentration Risk |
|
| 15:15 – 17;00 | Liquidity Risk |
|
| 13:00 – 15:00 | Mengembangkan Budaya Risiko (Risk Culture) |
|
| 15:00 – 15:15 | Rehat Kopi 2 | |
| 15:15 – 17:00 | Merespons Risiko (Risk Response) |
|
Hari-2
| Waktu | Tema | Aktivitas Utama |
| 08:00 – 10:00 | Support Systems |
|
| 10:00 – 10:15 | Rehat Kopi 1 | |
| 10:15 – 12:00 | Mengembangkan Budaya Risiko (Risk Culture) |
|
| 12:00 – 13:00 | Istirahat Makan Siang | |
| 13:00 – 15:00 | Diskusi dan Pembahasan Soal |
|
| 15:00 – 15:15 | Rehat Kopi 2 | |
| 15:15 – 17:00 | Diskusi dan Pembahasan Soal |
|
Dengan metode pelatihan yang kami lakukan seperti tersebut di atas dan sekaligus kelas try out yang dilaksanakan menjelang ujian, kami percaya bahwa hasil yang akan dicapai peserta pelatihan akan jauh lebih baik, serta tujuan membangun budaya berbasis risiko menjadi lebih mudah terwujud.
Diskusikan kebutuhan pengembangan dan pengelolaan tenaga kerja perusahaan Anda bersama tim ahli kami.