Manajemen Risiko Iklim (Stress Testing)

2 Hari

Makan

Materi Pelatihan

Sertifikat

Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan risiko finansial dan operasional yang nyata bagi keberlangsungan bisnis. Program pelatihan 2 hari “Manajemen Risiko Iklim (Stress Testing)” dirancang untuk membekali organisasi dengan kemampuan mengidentifikasi, mengukur, dan memitigasi dampak finansial dari ketidakpastian iklim. Pelatihan ini berfokus pada penerapan uji stres (stress testing) iklim untuk mengukur ketahanan portofolio investasi, aset fisik, dan rantai pasok perusahaan dalam berbagai skenario masa depan.

Melalui program ini, peserta akan mempelajari kerangka kerja internasional seperti TCFD (Task Force on Climate-related Financial Disclosures) / ISSB (International Sustainability Standards Board) serta metode kuantifikasi risiko fisik (seperti bencana alam dan kenaikan permukaan laut) dan risiko transisi (seperti kebijakan pajak karbon dan perubahan regulasi). Pelatihan ini akan membantu perusahaan mentransformasikan ketidakpastian iklim menjadi strategi adaptasi bisnis yang tangguh dan bankabel.

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Membedakan Risiko Iklim: Mengidentifikasi secara komprehensif antara risiko fisik (physical risks) dan risiko transisi (transition risks) yang relevan dengan industri perusahaan.
  • Merancang Skenario Iklim: Memahami dan memilih skenario iklim global (seperti skenario NGFS atau IPCC) untuk digunakan sebagai dasar pengujian ketahanan organisasi.
  • Mengeksekusi Climate Stress Testing: Melakukan simulasi dan uji stres kuantitatif untuk mengukur dampak guncangan iklim terhadap laporan keuangan dan valuasi aset.
  • Menyusun Strategi Mitigasi & Adaptasi: Merumuskan rencana aksi mitigasi risiko iklim dan memenuhi tuntutan pengungkapan (disclosure) regulasi keuangan domestik maupun global.

Program ini dibangun berdasarkan 4 pilar analisis risiko iklim:

  1. Taksonomi & Identifikasi Risiko: Pemetaan bahaya iklim kronis/akut dan saluran transmisinya (transmission channels) ke dalam risiko keuangan tradisional (kredit, pasar, operasional).
  2. Pemilihan Skenario Iklim: Penggunaan model proyeksi suhu global (misal: Skenario 1.5°C vs 2°C vs Business-as-Usual) sebagai basis data pengujian.
  3. Metodologi Pengujian Stres (Stress Testing): Teknik pemodelan dampak makro-finansial, penilaian sensitivitas aset, dan kalkulasi potensi kerugian (Expected Loss).
  4. Integrasi Strategis & Pengungkapan: Memasukkan hasil uji stres ke dalam Risk Appetite Statement (RAS) perusahaan dan draf laporan tahunan.

Pelatihan ini menggunakan pendekatan analitis, teknis, dan berbasis data keuangan:

  • Bedah Regulasi & Kasus: Analisis kebijakan otoritas keuangan terkait panduan Climate Stress Testing dan studi kasus kegagalan mitigasi risiko iklim.
  • Simulasi Pemodelan / Lokakarya Komputasi: Latihan terpandu menggunakan perangkat lunak spreadsheet atau kalkulator risiko untuk melakukan stress testing pada portofolio/aset sampel.
  • Diskusi Skenario Makro: Diskusi kelompok untuk memetakan bagaimana kebijakan transisi energi pemerintah akan memengaruhi struktur biaya perusahaan.
  • Penyusunan Formulasi Rencana Kontinjensi: Latihan merancang draf strategi adaptasi jangka panjang berdasarkan hasil uji stres.

Program ini ditujukan untuk para profesional di bidang manajemen risiko, keuangan, dan strategi makro, seperti:

  • Manajer Risiko / Chief Risk Officers (CRO): Pihak utama yang bertanggung jawab mengintegrasikan risiko iklim ke dalam kerangka manajemen risiko korporasi (Enterprise Risk Management).
  • Analis Keuangan & Manajer Investasi: Profesional yang bertugas menilai kelayakan investasi, valuasi aset, dan risiko portofolio jangka panjang di sektor perbankan, asuransi, atau dana pensiun.
  • Tim Keberlanjutan & Strategi Korporat: Perancang strategi bisnis yang perlu memahami dampak finansial dari komitmen Net Zero perusahaan.
  • Manajer Operasional & Aset Fisik: Pihak yang mengelola infrastruktur, pabrik, atau properti perusahaan yang rentan terhadap ancaman bencana fisik iklim.
  • Auditor Internal & Tim Kepatuhan (Compliance): Profesional yang memastikan akurasi data pelaporan risiko iklim sesuai dengan standar akuntansi dan regulasi yang berlaku.

Hari Pertama

Waktu Tema Topik Utama & Fokus
08:30 – 10:15 Pendahuluan Dampak Risiko Iklim terhadap Kinerja Keuangan Korporasi

  • Implikasi Risiko Iklim terhadap Stabilitas Sistem Keuangan
  • Pengenalan Kerangka TCFD/ISSB dan tren regulasi otoritas keuangan global & domestik.
10:15 – 10:30 Rehat Kopi 1
10:30 – 12:00 Identifikasi Risiko Kerangka Risiko Fisik & Risiko Transisi

  • Risiko Fisik: Akut (banjir, badai) vs Kronis (kenaikan suhu, perubahan pola curah hujan).
  • Risiko Transisi: Kebijakan (pajak karbon), teknologi hijau, dan pergeseran preferensi pasar.
12:00 – 13:00 Istirahat Makan Siang
13:00 – 14:45 Transmisi Keuangan Memahami Saluran Transmisi (Transmission Channels)

  • Mekanisme Transmisi Risiko Fisik terhadap Risiko
  • Dampak langsung biaya kepatuhan karbon terhadap margin laba perusahaan.
14:45 – 15:00 Rehat Kopi 2
15:00 – 16:30 Praktek Workshop Kelompok – Pemilihan Skenario Iklim

  • Pengenalan Skenario IPCC (RCP/SSP) dan NGFS (Network for Greening the Financial System).
  • Praktik memetakan skenario mana yang paling relevan untuk diuji pada model bisnis perusahaan.

 

Hari Kedua

Waktu Tema Topik Utama & Fokus
08:30 – 10:15 Metodologi Kuantitatif Climate Stress Testing Kerangka Kerja & Metodologi Climate Stress Testing

  • Tahapan merancang uji stres iklim: Dari data cuaca/kebijakan hingga metrik keuangan.
  • Pendekatan Bottom-up (level aset) vs Top-down (level makroekonomi).
10:15 – 10:30 Rehat Kopi 1
10:30 – 12:00 Metodologi Kuantitatif Climate Stress Testing Praktik Simulasi Kuantitatif Uji Stres (Workshop)

  • Menghitung potensi penurunan nilai aset (asset impairment) akibat skenario fisik.
  • Menghitung guncangan arus kas (cash flow shock) akibat penerapan regulasi pajak karbon baru.
12:00 – 13:00 Istirahat Makan Siang
13:00 – 14:45 Integrasi Strategis Integrasi Hasil Uji Stres ke dalam Kebijakan Risiko

  • Menyesuaikan Risk Appetite Statement (RAS) berdasarkan potensi kerugian iklim.
  • Merancang alokasi modal dan strategi diversifikasi portofolio untuk meningkatkan ketahanan.
14:45 – 15:00 Rehat Kopi 2
15:00 – 16:30 Praktek Penyusunan Dokumen Climate Risk Profile & Penutup

  • Penyusunan draf awal profil risiko iklim korporasi untuk keperluan pelaporan internal/eksternal.

Program Lainnya

Konsultasi Program & Solusi SDM Anda Sekarang

Diskusikan kebutuhan pengembangan dan pengelolaan tenaga kerja perusahaan Anda bersama tim ahli kami.